Latest Comments

Home arrow Science arrow Academics 
Advertisement


Sarjana Tanpa Kuliah dan Maraknya Plagiasi
User Rating: / 1
PoorBest 
Suatu hari saya ditanya teman (X) yang satu kelas dengan saya di salah satu perguruan tinggi swasta cabang Universitas Islam Imam bin Saud di Jakarta. Dia bertanya: "Antum bisa ngetik bahasa Arab tidak??? Saya jawab: "Ah... itu mah gampang (masa dosen Komputer dan Internet Arab tidak bisa mengetik bahasa Arab jawab saya dalam hati dengan begitu sombongnya. Tongue out). Kemudian dia segera bertanya "berarti saya bisa minta tolong donk"??? "Ya Insya Allah, asalkan tidak ada kegiatan saya bisa membantu" jawab saya.
    
"Begini... saya sekarang ini daftar sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Islam swasta dan mau nulis skripsi bahasa Arab. Jadi saya minta tolong ke Antum untuk mengetikkan skipsi Ana" Kata X tadi. Kontak saja saya kaget mendengar pernyataannya, mungkin pembaca juga Surprised. Masa ada mahasiswa yang baru daftar kok sudah mau nulis skripsi???? Kuliahnya kapan??? Saya tanya si X "Emang antum ga' kuliah apa, kok langsung nulis skripsi???" Jawab si X "Ya kata pegawainya kuliah bisa, tidak pun tidak apa-apa???.

Akhirnya saya tidak peduli, dia kuliah atau tidak, terserah dia. Akhirnya si X datang kepada saya dan menyerahkan sebuah foto skripsi seseorang kira-kira 90-100 halaman. Awalnya saya menerima foto skripsi itu dan si X berkata "Ini skripsi saya yang saya janjikan dulu itu, tolong ya kalau ada waktu Antum ketikkan semuanya ya". Dalam hati saya bertanya-tanya "skripsi siapa yang dia kopi ini???" dan akhirnya saya tanya kepadanya "skripsi siapa ini??? Akan tetapi dia tidak menjawab.

Kemudian saya mengambil keputusan kepada si X "Khi, afwan saya tidak mau menyebarkan plagiasi kepada orang banyak, jika ana mengetikkan skripsi ini berarti saya sama saja membantu menyebarkan plagiat. Ini tidak boleh Khi, HARAM hukumnya apalagi antum kan tau hukum agama??? kenapa kok melakukan ini" sambil saya serahkan fotokopian skripsi itu kepadanya. Dia hanya diam saja dan  mengambil skripsi itu dari tangan saya.

Pembaca sekalian, tulisan ini sengaja saya kirim, karena hati saya masih terganggu dengan adanya kasus ini. Jujur saja baru pertama ini saya menemui kejadian seperti itu. Biasanya saya hanya mendengar bahwa sekarang ini banyak perguruan tingi (PT) swasta yang hanya mengobral ijazah tanpa harus kuliah, tapi saya belum punya bukti. Tapi sekarang ini saya benar-benar menemuinya. Terlebih lagi mereka yang melakukan adalah calon sarjana pendidikan??? Bagaimana jadinya pendidikan di Indonesia jikalau calon pendidiknya melakukan kegiatan seperti itu????

Bahkan menurut teman-teman saya dikelas, ternyata teman-teman saya sekelas itu yang mendaftar di PT swasta kemudian langsung ujian skripsi itu jumlahnya tidak sedikit.  MASYA ALLAH!!!! Jujur, saya benar-benar tidak menyangka. Walaupun saya pernah kuliah di PTS tapi saya tetap kuliah dan penelitian saya, saya kerjakan sendiri tanpa harus mengkopi penelitian orang lain kemudian dicap sebagai penelitian kita!

Para pembaca, sekali lagi saya hanya mengungkapkan isi hati saja. Supaya hati ini bisa plong!!! Saya hanya bisa berdo'a, semoga anak-anak kita, diberi ilmu yang manfaat, barokah, fid din wad dunya wal akhirat. Amiin Ya Mujibas Sailin.
Comments
Add New
Syamsul  - Hehehe...   |Author |2008-12-17 10:32:29
avatar Baru tahu ya sampean akan mafia intelektual di negara kita. Antum percaya tidak, dari infoskripsi.com saya seringkali mendapat telpon dari orang-orang yang ingin menanyakan biaya pembuatan skripsi.
Padahal sedari dulu saya tidak melayaki jasa pembuatan skripsi. Cuma ingat apa kata Ustadz Khusaeri: "Awas kalau kamu sampai membuatkan skripsi orang. Kamu bisa kena penyakit menaun"... sapa
yang mau kena penyakit gara-gara uang sepeser..
Ice_tea   |125.164.97.xxx |2008-12-23 23:53:34
Selain bisa bikin penyakit menahun, pembuat skripsi untuk orang-orang adalah salah satu penyumbang kebobrokan negara. Pejabat bertitel puannnjang dengan otak kuuooosooong, ilmu gak dikuasai, yah....
Syamsul  - Fenomena Bapak-bapak pejabat yang sekolah lagi..   |Author |2008-12-24 16:56:01
avatar Terkadang memang merasa iri juga, kami yang muda-muda tidak bisa melanjutkan sekolah lagi.. sedang Bapak-bapak/pejabat yang sudah paruh baya masih sibuk sekolah. Padahal kalau dipikir-pikir, mereka
kan sudah tua, da ga maksimal mikirnya, boro-boro mikirin urusan kuliah, urusan dalam rumah aja belum tentu sukses...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
  International
News, Politics, Business & Finance, ...

  Technology
Internet, Computers, ...

  Science
Academics, Education, Research, ...

  Lifestyle
Arts & Culture, Health & Medical, Hobbies, ...

  Entertainment
Books, Musics, Movies, ...

  Sports
Sports, ...