| Shalat itu Bungkus Bumi |
|
Berikut adalah sebuah pengetahuan baru yang saya dapatkan setelah baca-baca artikel yang tersebar di internet. Terus terang apa yang tertulis di bawah ini murni pengetahuan baru bagi saya. Selama ini yang saya ketahui tentang shalat adalah sebuah rutinitas yang sudah diajarkan guru agama semenjak sekolah. Melaksanakan begitu saja, ya kira-kira begitulah apa yang sudah saya praktekkan selama ini. Shalat adalah tiang agama.
Pernahkah saudara sekalian membayangkan peristiwa pelaksanaan shalat secara global. Bagaimana orang shalat jika di pandang dari bulan. Sebagaimana kita ketahui, bumi dibagi dengan beberapa garis derajat vertikal yang disebut dengan garis lintang. Jumlah lintang ada 360 buah. Setiap 1 derajat memiliki perbedaan waktu 15 menit. Sekarang kita hitung keliling bumi. Disebutkan bahwa keliling bumi adalah 40.075,02 km. (http://www.lyberty.com/encyc/articles/earth.html), sehingga perubahan 1 derajat berarti perbedaan jarak 111 km. Dari mana perhitungan tersebut? dan seharusnya setiap 123 meter ada perbedaan 0,9 detik Jika kita melihat lintang bumi yang juga merupakan pembatas waktu... maka diharapkan ketika seseorang atau sekelompok orang melakukan shalat subuh, maka dalam jarak 1 detik seseorang atau sekelompok orang lainnya pada jarak 123 meter akan mulai bershalat subuh. Hingga akhirnya dapat tercipta sebuah selubung doa yang ngebungkus bumi, mengagungkan nama Allah. Jadi kalau semua orang melakukan shalat shubuh, maka proses itu akan menjadi sebuah selubung yang memutar membungkus bumi. Sebuah selubung yang mengagungkan Allah. Hal tersebut adalah untuk shalat shubub, bagaimana dengan shalat yang lain. Shalat-shalat yang lain pun akan berlaku sama seperti shalat shubuh. Jadi kalau shalat 5 waktu maka secara otomatis akan membentuk 5 buah bungkus/ 5 buah layer. Selubung ini akan memiliki 5 layer, yakni selubung Imsak, selubung Subuh (Fajr), selubung Lohor (Duhur), selubung Azar (Asr), dan selubung Maghrib. Setelah Maghrib menuju Imsak jaraknya jauh berarti selubungnya lobang dong ? Tentu tidak... karena di situ akan ditambal dengan shalat-shalat sunnah malam yang akan menyambungkan selubung tersebut. Nah jika umat Islam melakukan shalat subuh, umat Islam di belahan bumi lainnya akan bersiap-siap bershalat maghrib, demikian pula sebaliknya... sehingga selubung ini tidak mungkin berlubang.... Maka dari itu cobalah menunaikan shalat dengan sempurna...
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
|||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
International News, Politics, Business & Finance, ... |
|
|
Technology Internet, Computers, ... |
|
|
Science Academics, Education, Research, ... |
|
|
Lifestyle Arts & Culture, Health & Medical, Hobbies, ... |
|
|
Entertainment Books, Musics, Movies, ... |
|
|
Sports Sports, ... |

