| Kebenaran ilmiah 2 |
|
Berikut ini beberapa jawaban seputar kebenaran dari 3 pertanyaan berikut ini
Apa saja sifat-sifat kebenaran ilmiah yang harus ada dalam menentukan keputusan ilmiah selanjutnya !
Apa yang disebut Presisi dan apa bedanya dengan Akurasi, dalam hal apa dalam Sains keduanya diperlukan. Apa hubungannya dengan metode statistik.Presisi dalam sains menentukan keterulangan hasil yang didapat. Jika hasil pengamatan yang jeli selalu mirip dari satu pengamatan ke pengamatan berikutnya, dapat dikatakan pengamat ini teliti, terlepas dari benar atau salahnya esensi pengamatan tersebut. Presisi biasanya dilaporkan dalam bentuk angka dan diikuti besaran statistika seperti simpangan standar. Pengamatan yang teliti menghasilkan data yang keberulangannya tinggi.Akurasi dalam sains ditentukan oleh kedekatan hasil pengamatan atau analisis kepada hasil sebenarnya. Jika pengamatan memberikan kesimpulan yang jauh dari perhitungan semula, maka dapat dikatakan hasil pengukurannya tidak akurat, tidak tepat. Disini diasumsikan hasil yang diharapkan sudah diketahui dan dijadikan tolok ukur. Akurasi dilukiskan kadarnya dalam kesalahan mutlak (absolute error) Akurasi dan presisi sangat diperlukan untuk melukiskan data-data dalam ilmu empiris, eksperimen di laboratoriun yang menghasilkan angka-angka dan metode induksi. Presisi dan akurasi berhubungan dengan metode statistik, presisi biasanya dilaporkan dalam bentuk angka dan diikuti besaran statistika seperti simpangan standar, sedangkan akurasi dilukiskan kadarnya dalam kesalahan mutlak. Angka-angka, simpangan standar dan kesalahan mutlak itu merupakan bagian dari metode statistik. Apa pula yang disebut kekeliruan dalam sains, dari mana asalnya kekeliruan dalam sains. Apa manfaatnya penemuan sejarah kesalahan dalam sains.Kekeliruan diartikan sebagai menerima yang senyatanya salah atau menyangkal apa yang kenyataannya benar. Kekeliruan lebih merupakan aspek kognitif dari subyek yang mengetahui.Kekeliruan sering disebabkan oleh sikap ilmuwan, misalnya dalam hal sikap buru-buru ilmuwan dalam tahapan penelitian yang penting sehingga tidak semua fakta dapat terdeteksi dengan baik sehinga kesimpulan yang ditarik bias salah. Demikian pula halnya dengan bias pendapat yang sudah ada dibenak peneliti sehingga hasil yang didapat diangap sesuai dengan hasil yang sudah diharapkan di benak peneliti jauh sebelum hasil tersebut benar-benar nampak. Sumber kekeliruan yang lain adalah kegagalan menjalankan sarana pengembangan pengetahuan, dalam hal ini kesalahan pengunaan bahasa, kesalahan penggunaan logika sehingga menmbulkan kesesatan karena pelanggaran terhadap kaidah-kaidah logika, atau kekeliruan dalam memilih metodologi yang tepat untuk diperlakukan kepada objek. Manfaatnya penemuan sejarah kesalahan dalam sains adalah untuk perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan itu sendiri, baik teoritis maupun empiris, kebenaran ditingkat detil tidak mungkin berhenti ditemukan karena dari waktu ke waktu ada saja yang menemukan keanehan-keanehan untuk diteliti dan juga untuk tujuan eksplorasi lebih jauh. Manusia tidak akan berhenti untuk mencapai pengetahuan yang sekomprehensif mungkin mengenai alam. Ada saja kebenaran baru yang akan ditemukan dari waktu ke waktu.
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||
|
|
International News, Politics, Business & Finance, ... |
|
|
Technology Internet, Computers, ... |
|
|
Science Academics, Education, Research, ... |
|
|
Lifestyle Arts & Culture, Health & Medical, Hobbies, ... |
|
|
Entertainment Books, Musics, Movies, ... |
|
|
Sports Sports, ... |